Kemendikdasmen Buka Pendaftaran TKA SMA Sederajat Hingga 27 September

Smallest Font
Largest Font

Pendaftaran Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk jenjang SMA, MA, SMK, dan sederajat resmi dibuka hingga 27 September 2026. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah menegaskan bahwa keikutsertaan dalam tes tersebut bersifat tidak wajib bagi seluruh siswa, sebagaimana dilansir dari Detikcom.

Badan Kebijakan Pendidikan Dasar dan Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen menyampaikan bahwa pelaksanaan TKA berfungsi sebagai sarana untuk mengukur capaian akademik peserta didik pada mata pelajaran yang diuji.

"Lewat TKA peserta didik dapat mengetahui gambaran kemampuan akademiknya pada mata pelajaran yang diujikan," tutur pihak BKPDM Kemendikdasmen.

Pihak BKPDM juga menegaskan bahwa keikutsertaan siswa tidak bersifat mengikat serta bukan menjadi syarat utama kelulusan sekolah. Bagi peserta didik yang memilih berpartisipasi, hasil ujian ini dapat dimanfaatkan untuk jalur seleksi masuk perguruan tinggi, baik SNBP maupun mandiri.

"Jadi, buat kamu yang merasa masih belum siap, nggak perlu dipaksakan daftar dan ikut," tegas pihak BKPDM Kemendikdasmen.

Institusi tersebut menambahkan imbauan agar para peserta yang mendaftar dapat mempersiapkan diri secara optimal guna mendongkrak capaian akademis mereka.

"Namun, perlu diingat kalau kamu memilih ikut, persiapkan dirimu dengan sebaik-baiknya ya! TKA ini hadir untuk memotivasi kamu meningkatkan capaian akademik," lanjut pihak BKPDM Kemendikdasmen.

Di sisi lain, teknis pelaksanaan TKA jenjang SMA sederajat kini diintegrasikan secara langsung dengan Asesmen Nasional (AN) demi efisiensi dan efektivitas penyelenggaraan tes.

Kepala Pusat Asesmen Pendidikan (Pusmendik) Kemendikdasmen, Rahmawati, menjelaskan bahwa penggabungan ini mengubah mekanisme penetapan peserta AN yang sebelumnya menggunakan sistem penarikan sampel secara acak oleh pemerintah pusat.

"Jadi siapa pun murid yang mendaftar menjadi peserta TKA, maka otomatis menjadi peserta Asesmen Nasional. Artinya, tidak ada lagi sampel Asesmen Nasional dari pusat, melainkan siswa kelas 6, 9, dan 12 yang mendaftar TKA," ujar Rahmawati.

Keputusan siswa untuk tidak mendaftar TKA berdampak langsung pada data satuan pendidikan, sebab sekolah tanpa peserta TKA terancam tidak memiliki Rapor Pendidikan pada 2027. Meski demikian, regulasi tetap melarang pihak sekolah memaksa peserta didik untuk mendaftar TKA.

"Namun ingat, tetap ini tidak menjadikan TKA wajib diikuti di level murid," tegas Rahmawati.

Rangkaian jadwal TKA 2026 dimulai dengan pendaftaran pada 27 Juli–27 September, simulasi pada 21–27 September, dan gladi bersih pada 5–18 Oktober. Selanjutnya, pelaksanaan utama dijadwalkan pada 26 Oktober–8 November, pelaksanaan susulan pada 16–29 November, serta pengumuman hasil pada 23 Desember 2026.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed