PGN Gelar Program Konversi BBG Gratis Taksi Online
PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) meluncurkan program Bantuan Konversi Bahan Bakar Gas (BBG) Kendaraan Tahun 2026 untuk mengalihkan taksi konvensional ke BBG secara gratis pada Jumat, 4 September 2026, sebagaimana dilansir dari Detik Finance.
Program yang didukung PGN Gagas dan Komunitas Mobil Gas (Komogas) dalam rangkaian City Gas Tour ini menargetkan konversi 75 kendaraan taksi online selama periode Agustus hingga September 2026 guna menekan biaya operasional harian pengemudi.
Proyeksi konsumsi 75 kendaraan yang menggunakan rata-rata 8 liter setara bensin (LSP) per hari diperkirakan mencapai 15.000 LSP per bulan atau 180.000 LSP per tahun. Penggunaan BBG nonsubsidi seharga Rp4.500 per liter butuh biaya Rp810 juta per tahun, jauh lebih murah dibanding BBM subsidi Rp10.000 per liter yang memakan biaya Rp1,8 miliar, sehingga menghasilkan potensi penghematan sekitar Rp990 juta per tahun.
Selain efisiensi biaya, pengalihan energi ini memangkas emisi karbon dioksida (CO₂) hingga 19% dibanding bensin subsidi, yang setara dengan pengurangan emisi sekitar 73 ton CO₂ eq per tahun dari total pemanfaatan 180.000 LSP.
PGN terus memperluas jangkauan pemanfaatan energi baik ini di sektor transportasi publik dan privat.
"PGN terus mendorong pemanfaatan gas bumi di berbagai sektor, termasuk transportasi. Melalui program konversi BBG ini, kami ingin membuka akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengenal dan memanfaatkan gas bumi sebagai alternatif energi yang efisien dan lebih ramah lingkungan," ujar Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman.
Keterlibatan komunitas juga dianggap krusial untuk menciptakan pasar energi yang berkelanjutan.
"Ke depan, kami berharap semakin banyak masyarakat yang dapat merasakan manfaat gas bumi sebagai energi alternatif. Sinergi bersama berbagai pihak, termasuk komunitas, penting untuk membangun ekosistem yang kuat dan mendorong pemanfaatan BBG secara lebih luas," kata Fajriyah.
PT Gagas Energi Indonesia (Gagas) mengambil peran utama dalam aspek teknis dan keselamatan selama proses konversi berlangsung.
"Program konversi ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk merasakan manfaat BBG, baik dari sisi efisiensi maupun penggunaan energi yang lebih bersih. Namun, agar pemanfaatannya dapat berkelanjutan, kami juga perlu memastikan adanya dukungan teknis, standar keselamatan, serta layanan yang memadai bagi para pengguna," ungkap Direktur Utama Gagas, Santiaji Gunawan.
Jaminan purnajual disiapkan agar pengguna taksi online merasa aman menggunakan kendaraan hasil konversi.
"Tidak hanya mendukung proses konversi, kami juga ingin memastikan para pengguna mendapatkan layanan purnajual yang memadai. Ketersediaan perawatan dan servis menjadi bagian penting untuk memberikan rasa aman dan nyaman sekaligus membangun kepercayaan masyarakat terhadap BBG sebagai alternatif energi di sektor transportasi," jelas Santiaji.
Pihak Komunitas Mobil Gas merespons positif bantuan ini mengingat besarnya investasi awal jika melakukan pemasangan mandiri.
"Bantuan konversi kit BBG secara gratis ini sangat berarti bagi para pengemudi online. Biaya pemasangan konverter secara mandiri cukup besar, sehingga program ini membuka kesempatan untuk beralih menggunakan BBG dengan lebih mudah," ujar Penanggung jawab Administrasi Lapangan Komunitas Mobil Gas (Komogas), Riko.
Penggunaan BBG juga dinilai memberi dampak langsung terhadap performa mesin kendaraan.
"Keuntungan yang paling dirasakan tentu dari sisi ekonomi karena terdapat selisih biaya yang cukup besar antara penggunaan BBM dan BBG. Selain itu, pembakaran dengan BBG lebih bersih, sehingga dapat memberikan manfaat bagi penggunaan dan perawatan mesin," pungkas Riko.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow