Polri Geledah 12 Lokasi Kasus Korupsi dan Sita Puluhan Miliar Rupiah

Smallest Font
Largest Font

Tim gabungan Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Polri bersama Ditreskrimsus Polda Metro Jaya menggeledah 12 lokasi di Jakarta, Tangerang Selatan, hingga Bogor pada Rabu (8/7/2026). Operasi ini bertujuan mengumpulkan bukti kasus korupsi besar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari news.detik.com, kumparan.com, dan viva.co.id, petugas menyisir kantor swasta, rumah pribadi, kafe, hingga tempat penukaran uang. Di sebuah rumah di Sentul, Bogor, penyidik menemukan brankas rahasia berisi emas batangan dan dolar.

Di Cafe de'Clan Signature, Jakarta Selatan, polisi menyita uang pecahan asing dan rupiah senilai total hampir 60 miliar rupiah. Tiga orang karyawan kafe tersebut juga turut diamankan petugas guna dimintai keterangan lebih lanjut.

Lokasi operasi lainnya mencakup kantor PT CBS di Cengkareng dan Penjaringan, PT KNI di Jakarta Pusat, serta kediaman MN di Tangerang Selatan. Petugas juga mendatangi sejumlah rumah dan kantor di Kuningan, Gandaria, hingga apartemen mewah.

Proses penegakan hukum ini dilakukan secara terpadu oleh tim kepolisian guna mengusut tuntas aliran dana ilegal dari tiga perkara besar.

"Saat ini, Kortas Polri sedang melaksanakan dengan skema joint investigation dengan Ditreskrimsus Polda Metro Jaya dalam penanganan perkara korupsi dan pencucian uang pada proses penanganan hukum terhadap perkara PLN BB, kemudian ASABRI tahun 2020 sampai 2025, dan perkara dugaan korupsi dalam proses penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI tahun 2020-2025," ujar Irjen Totok Suharyanto, Kakortas Tipikor Polri.

Penyidik bergerak secara serentak ke berbagai titik, termasuk rumah di wilayah Kabupaten Bogor yang menyembunyikan kompartemen rahasia.

“Betul (rumah di Bogor),” kata Irjen Totok Suharyanto, Kepala Kortastipidkor Polri.

Dari hasil penyisiran di kawasan Cipete, petugas mengalkulasi seluruh mata uang asing yang ditemukan di dalam brankas sebelum diangkut ke markas kepolisian.

“Kita konversi dalam bentuk Rupiah kira-kira hampir 60 miliar Rupiah. Ini di lokasi de’Clan,” ujar Irjen Polisi Totok Suharyanto, Kepala Kortastipidkor Polri.

Seluruh barang bukti tersebut dibawa dengan pengawalan ketat personel Brimob bersama dengan sejumlah orang yang berada di lokasi penindakan.

"Ada tiga (saksi dibawa)," kata Irjen Polisi Totok Suharyanto, Kepala Kortastipidkor Polri.

Di sisi lain, juru bicara kepolisian menjelaskan bahwa visualisasi dan hasil penggeledahan di lapangan merupakan bagian dari upaya pemenuhan berkas perkara.

"Penggeledahan dilakukan di 12 lokasi," ujar Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Langkah penindakan tegas ini diambil sejalan dengan instruksi pimpinan tertinggi negara dalam pemberantasan tindak pidana korupsi di lingkungan institusi dan badan usaha milik negara.

"Ini merupakan atensi Bapak Presiden untuk dugaan-dugaan kasus korupsi menjadi perhatian kepolisian untuk melaksanakan pengungkapan dan proses penyidikan. Rangkaian penggeledahan ini bagian dari proses penyidikan di dalam mencari, mengumpulkan barang bukti untuk pemenuhan dalam proses penyidikan," kata Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Pengusutan kasus ini berfokus pada berbagai tindakan melanggar hukum yang merugikan keuangan negara, termasuk masalah pasokan energi yang sempat mengganggu fasilitas publik.

"Dari Kortas Tipikor bersama Polda Metro Jaya dalam melakukan penyidikan dugaan kasus korupsi meliputi suap, gratifikasi, dan pencucian uang. Ada beberapa lokasi saat ini secara serempak dilaksanakan rangkaian penggeledahan, termasuk di lokasi sekarang di Cafe de'Clan dan Coin Money Changer. Ini kaitan tentang dugaan korupsi blackout batu bara PLN, ASABRI, dan Krakatau Steel," ujar Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Hingga saat ini, sebagian besar lokasi yang menjadi target operasi tim gabungan masih berada dalam proses pemeriksaan intensif oleh penyidik.

“Penggeledahan dilakukan di 12 lokasi,” kata Kombes Budi Hermanto, Kabid Humas Polda Metro Jaya.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed