Ruben Onsu Tuding Jordi Onsu Ikut Andil Picu Perceraian
Presenter Ruben Onsu secara terbuka melayangkan sindiran tajam kepada adiknya, Jordi Onsu, yang dituding terlibat dalam dinamika rumah tangganya hingga memicu perceraian dengan Sarwendah.
Perseteruan pasca-perceraian ini semakin memanas setelah Ruben Onsu bersama tim hukumnya mendatangi kantor Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) di Menteng, Jakarta Pusat, pada Senin, 22 Juni 2026. Kedatangan tersebut bertujuan menyerahkan bukti rekaman video rahasia terkait dugaan tekanan psikis, pengondisian sistematis, dan doktrinasi negatif yang dialami anak-anak mereka di lingkungan rumah ibunya.
Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, Ruben Onsu mempertanyakan sikap Jordi yang dinilainya mendadak menghilang saat isu keluarga mencuat, padahal sebelumnya dikenal aktif berbicara.
"Di mana Uncle Jordi sekarang? Saat tahu saya datang, kok dia tidak muncul lagi?" tulis Ruben Onsu.
Ruben menilai ada pihak yang berperan menyampaikan persoalan internal keluarga ke ruang publik hingga memperkeruh keadaan, dan ia meminta adiknya tidak tinggal diam.
"Sama seperti dalam keributan yang sedang terjadi saat ini, ya? Tiba-tiba tidak mau menjadi juru bicara lagi," ujar Ruben.
Lebih lanjut, presenter berusia 42 tahun itu menyatakan bahwa adiknya kerap masuk terlalu jauh ke dalam konflik yang bersifat pribadi serta menjadi penyambung lidah.
"Padahal, biasanya selalu ikut campur. Ayo dong, jangan diam. Anda juga ikut andil dalam perpisahan saya," sindirnya.
Ia juga menegaskan bahwa banyak hal yang tidak semestinya menjadi konsumsi publik dalam masalah rumah tangganya.
"Banyak hal yang sebenarnya bukan konsumsi publik dan bukan urusan orang lain, tetapi justru Anda yang sering menjadi penyambung lidah dan ikut skenario," sambung Ruben.
Di sisi lain, Jordi Onsu memberikan tanggapan saat melakukan siaran langsung di media sosial miliknya ketika warganet menyinggung kemungkinannya membantu Sarwendah dalam memberikan klarifikasi.
"Bantuin Bunda (dibaca Sarwendah) klarifikasi. Emang saya jubir? Udah ada lawyer loh.
Lagi dibantuin mulu, kayak program tolong. Gimana sih, suka pada bercanda," kata Jordi Onsu.
Pernyataan tersebut memicu reaksi warganet yang berspekulasi bahwa Jordi tengah mencari aman karena selama ini dikenal lebih dekat dengan sang mantan kakak ipar dibanding kakaknya sendiri. Jordi mengungkapkan dirinya kini memegang prinsip untuk tidak mencampuri urusan orang lain.
"Belajar tidak kepo sama urusan yang aku nggak perlu tahu. Belajar untuk tidak mencampuri urusan orang lain. Tidak berkomentar urusan orang lain," ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa ia hanya memilih merespons pernyataan yang dianggapnya pantas demi menghindari kerepotan.
"Nggak ikut-ikutan. Jadi yaudah. Enak deh.
Justru kalau orang pinter, dia akan merespons sama satu statement yang dirasa pantas untuk direspons. Kalau nggak pantes nggak direspons, ngapain, repot," lanjutnya.
Sementara itu, kuasa hukum Ruben Onsu, Minola Sebayang, memberikan penjelasan di kantor KPAI mengenai dugaan perundungan psikologis yang dialami oleh anak-anak Ruben, Thalia dan Thania.
"Bullying itu kan bisa terbagi dua, fisik dan psikis. Nah, kalau misalnya kemudian patut diduga di dalam rumah itu sendiri ada suatu pengondisian, ada suatu pressure yang membuat anak-anak itu tertekan dan tidak bisa menjadi apa adanya dirinya, baik itu berkaitan dengan masalah keinginan anaknya untuk bertemu dengan ayahnya jadi berubah," kata Minola Sebayang seperti dikutip dari Grid.id.
Pihak Ruben menduga perubahan sikap anak-anak yang mendadak dingin dipengaruhi oleh tindakan sindiran di ruang publik yang mungkin juga terjadi di ruang tertutup.
"Kalau di ruang publik saja mereka tidak sedang segan-segan untuk melakukan sindiran-sindiran, hinaan-hinaan kepada ayah daripada anak kandungnya sendiri ya, tidak menutup kemungkinan di ruang tertutup hal itu juga sering dilakukan," tambah Minola.
Tim hukum Ruben kemudian menunjukkan bukti rekaman video kepada KPAI yang memperlihatkan adanya dugaan doktrinasi kepada anak-anak agar menjauh dari ayahnya.
"Dan tadi kami memperlihatkan beberapa video dan bukti terkait dengan masalah dugaan yang tadi saya katakan tadi itu, mencoba untuk mendoktrin anak-anak supaya artinya itu salah satunya supaya tidak mau berkumpul dengan ayahnya, mungkin ada ketakutan-ketakutan dan lain sebagainya," lanjut Minola.
Minola menyatakan rasa terkejutnya atas situasi yang dialami oleh anak-anak tersebut, yang diklaim belum pernah diungkap ke publik sebelumnya.
"Kami sampaikan belum pernah disampaikan ke publik, jadi sangat kaget, sangat miris ada situasi dan kondisi anak-anak itu diperlakukan seperti itu ya," pungkas Minola.
Hubungan pernikahan Ruben Onsu dan Sarwendah sendiri telah resmi diputus cerai oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada September 2024 setelah dibina selama 11 tahun, dengan hak asuh jatuh ke tangan Sarwendah namun dengan klausul akses penuh bagi Ruben.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow