Pihak Sarwendah Sesalkan Kebocoran Chat Pribadi dengan Ruben Onsu
Tim kuasa hukum Sarwendah menyayangkan terbukanya dokumen berisi percakapan pribadi kliennya dengan Ruben Onsu ke publik secara tidak sengaja dalam tayangan podcast. Insiden kebocoran itu terjadi di tengah proses perceraian kedua pihak di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Kamis, 6 Agustus 2026.
Pengacara Sarwendah, Chris Sam Siwu, mengungkapkan kekecewaannya lantaran timnya telah berupaya keras menjaga kerahasiaan materi pribadi tersebut sejak awal proses hukum berjalan.
"Prinsipnya kami sudah mendapatkan informasi bahwa ada hal-hal yang sangat privacy yang tidak sengaja terbuka dari teman-teman pihak kuasa hukum RO. Kami sangat-sangat menyesali ya," ujar Chris Sam Siwu di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis (6/8/2026).
Chris menegaskan bahwa seluruh tim pengacara bersama kliennya selalu berkomitmen untuk menjaga privasi rumah tangga tersebut agar tidak menjadi konsumsi publik.
"Apa yang telah rapat-rapat kami jaga, apa yang sudah kami diskusikan dengan semua tim lawyer dan klien bahwa kita harus menjaga rapat hal-hal yang sangat privacy, ternyata tidak sengaja publik menjadi tahu," tambahnya.
Meski tidak membeberkan detail isi pesan tersebut ke media, pihak Sarwendah membenarkan keaslian lembaran dokumen percakapan yang sempat terlihat dalam rekaman tayangan video.
"Ini adalah konfirmasi kami bahwa chat itu betul, chat itu betul ya. Tetapi isinya kami tidak mau menyampaikan itu di media ya. Isi chat-nya benar atau tidak, seperti itu atau tidak, itu tidak di ranah kami," ucap Chris.
Seluruh materi bukti dan detail percakapan dipastikan akan diserahkan secara resmi untuk diuji dalam persidangan di pengadilan, bukan melalui saluran media sosial.
"Karena kami sudah punya ranah sendiri yaitu pengadilan. Sehingga isi dari chat itu akan kami sampaikan semua nanti di pengadilan," sambungnya.
Chris juga meluruskan rumor kesehatan yang beredar di masyarakat dengan menegaskan isu tersebut bersumber dari berkas yang dipegang pihak lawan, bukan dari pernyataan kliennya.
"Kami sampaikan sekali lagi bahwa bukan kami yang membuka terkait dengan penyakit tiga huruf (HIV) itu, bukan dari kami ya. Netizen sudah paham, netizen sudah pintar, jadi bukan dari kami," jelasnya.
Ia mengingatkan kembali rekam jejak Sarwendah yang selalu setia mendampingi dan merawat Ruben Onsu sewaktu mengalami masalah kesehatan berat di masa lalu.
"Kami tidak membuka terlalu jauh isi video itu, tetapi semua bisa melihat, mendengar, bagaimana seorang ibu ya, sekian lama pernikahan, di akhir pernikahannya itu dia marah besar," terangnya.
Kemarahan mendalam dari pihak Sarwendah di penghujung usia pernikahan disebut memiliki latar belakang emosional yang kuat setelah berjuang mempertahankan rumah tangga.
"Jadi klien kami itu marah besar, kecewa berat. Makanya terjadilah pertengkaran itu, terjadilah marah-marahnya seorang istri, bayangin ya. Klien kami pernah ya, ini saya sampaikan sekali lagi, klien kami pernah menjaga suaminya pada saat masa pernikahan. Di saat suaminya sedang mengalami sakit kesehatan yang titik terendah dari kesehatan suaminya," tambahnya.
Dedikasi Sarwendah sebagai istri telah dituntaskan secara maksimal hingga mantan suaminya tersebut sembuh total dan dapat kembali bekerja seperti biasa.
"Ya klien kami menjaga dengan setia, tidak meninggalkannya di saat itu sampai si suami bisa pulih kembali dan beraktivitas seperti semula," lanjutnya.
Pertengkaran besar di akhir pernikahan dinilai Chris perlu dipahami secara mendasar mengenai penyebab utamanya oleh seluruh pihak.
"Artinya istri ini sudah menjalani tugasnya dengan baik pada saat pernikahan. Lalu ada di akhir pernikahan ada pertengkaran besar, marah besar, itu harus menjadi pertanyaan buat kita semua: Kenapa sampai marah? Itu yang harus kita bisa pahami bersama," tutup Chris Sam Siwu.
Sementara itu, kubu Ruben Onsu melalui Minola Sebayang membantah tuduhan perselingkuhan masa lalu dan menegaskan bahwa persoalan berawal dari kesalahpahaman saat pindah rumah, sembari membeberkan besarnya pengeluaran bulanan termasuk sewa hotel mewah Ritz-Carlton untuk membantah tudingan irit. Di sisi lain, purnawirawan Polri Irjen Pol (Purn) Ricky Sitohang meminta kedua pihak menahan diri dari mengumbar aib, serta pemilik podcast Denny Sumargo menilai respons kritis penonton terhadap sesi wawancaranya sebagai hal wajar.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow