Ben Shelton dan Frances Tiafoe Melaju ke Semifinal US Open 2026
Petenis Amerika Serikat Ben Shelton mengamankan tiket semifinal US Open 2026 usai menundukkan Carlos Alcaraz lewat pertarungan lima set pada Rabu (9/9/2026) waktu setempat. Kemenangan tersebut memicu pertemuan sesama petenis tuan rumah di babak empat besar Flushing Meadows.
Pertandingan yang berlangsung selama 4 jam 28 menit di New York itu rampung pada pukul 03.34 pagi waktu setempat. Catatan tersebut resmi memecahkan rekor waktu penyelesaian laga terlarut sepanjang sejarah turnamen Grand Slam US Open.
Shelton yang menempati unggulan kedelapan menutup laga sengit dengan skor akhir 6-7 (5-7), 6-1, 6-3, 1-6, 7-6 (10/7). Rekor laga terlarut sebelumnya juga melibatkan Alcaraz saat mengalahkan Jannik Sinner pada perempat final edisi 2022 yang usai pukul 02.50 pagi.
Penonton di Stadion Arthur Ashe memberikan dukungan penuh kepada Shelton hingga dini hari. Petenis tuan rumah tersebut mengunci kemenangan set kelima dalam sesi super tiebreak lewat pukulan servis as.
"Bagi saya, ini selalu tentang orang-orang di tribun, baik itu pelatih dan tim saya, seluruh keluarga dan teman-teman saya, atau kota New York yang hadir malam ini hingga pukul 03.00 pagi, itulah yang membuat saya terus melangkah malam ini," kata Ben Shelton, petenis Amerika Serikat.
Shelton juga menyoroti atmosfer arena pertandingan yang membantunya bertahan selama laga maraton tersebut.
"Luar biasa, saya selalu mengatakan bahwa ini adalah kota olahraga terhebat di dunia, ini adalah stadion terhebat di dunia. Saya hanya berharap sahabat dan saudara perempuan saya tidak harus bekerja pada pukul 06.00 pagi. Akan sangat luar biasa dari pemberi kerja mereka jika mengizinkan mereka libur sehari," kata Ben Shelton, petenis Amerika Serikat.
Di partai perempat final lainnya, Frances Tiafoe bangkit dari tertinggal dua set untuk menundukkan sesama wakil AS, Alex Michelsen. Unggulan ke-11 itu mengunci kemenangan 5-7, 3-6, 7-5, 6-3, 7-6 (10/6) dalam durasi 4 jam 38 menit.
Michelsen yang berusia 22 tahun sempat melayani permainan Tiafoe dengan mencetak 21 as dan 55 pukulan pemenang. Namun, unforced error sebanyak 61 kali menggagalkan usahanya menembus semifinal Grand Slam perdana.
Tiafoe yang berhasil mencapai semifinal US Open untuk ketiga kalinya langsung merangkul Michelsen di jaring seusai pertandingan.
"Segera setelah saya memeluknya, saya melihat dia sudah menangis. Saya bilang 'Kawan, saya tahu. Saya pernah berada di sana dua kali, kalah dalam lima set.' ...
Dia masih muda dan belum pernah berada di sana. Kami sangat dekat. Kami selalu memiliki hubungan yang hebat.
Kami tertawa dan bercanda sepanjang waktu. Dia salah satu teman baik saya di tur. Saya tahu betapa sakitnya itu.
Saya tahu betapa dia menginginkannya hari ini. Itu adalah sesuatu yang Anda impikan. Saya hanya katakan padanya, 'Kamu akan berada di sini berkali-kali lagi, kawan.
Dan saya akan berada di kursi goyang saat kamu melakukannya'," kata Frances Tiafoe, petenis Amerika Serikat.
Kemenangan tersebut diraih Tiafoe setelah sempat tertinggal satu patahan servis di set ketiga sebelum membalikkan momentum pertandingan.
"Saya perlahan-lahan mulai mendapatkan ritme saya di sana. Dia pemain yang sangat hebat. Maksud saya, dia bisa saja menang dengan mudah hari ini," kata Frances Tiafoe, petenis Amerika Serikat.
Sementara itu, Michelsen harus menyudahi perjalanan terjauhnya di turnamen mayor dengan kekalahan tipis tersebut.
"Saya mencoba menahannya dan saya tidak melakukan pekerjaan yang baik untuk itu," kata Alex Michelsen, petenis Amerika Serikat.
Michelsen mengapresiasi dukungan penonton serta hubungan baiknya dengan Tiafoe sepanjang kompetisi.
"Dia juga pria yang luar biasa dan teman yang sangat baik bagi saya," kata Alex Michelsen, petenis Amerika Serikat.
Ben Shelton dan Frances Tiafoe selanjutnya akan saling berhadapan pada babak semifinal untuk memperebutkan satu tempat di partai puncak US Open 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow