AS Tarik Kapal Induk USS Abraham Lincoln Dari Timur Tengah
Militer Amerika Serikat mengumumkan kedatangan kapal induk USS George Washington di Timur Tengah pada Kamis (20/8/2026) untuk menggantikan USS Abraham Lincoln yang ditarik dari wilayah tersebut. Penarikan dilakukan di tengah sorotan terhadap kondisi memprihatinkan awak kapal Lincoln.
Komando Pusat AS (CENTCOM) mengonfirmasi pergerakan Armada kapal perang tersebut melalui media sosial X. Pengerahan USS George Washington diperintahkan langsung oleh Presiden AS Donald Trump setelah muncul laporan mengenai penurunan kondisi di atas USS Abraham Lincoln.
"Kelompok tempur Kapal Induk George Washington sedang beroperasi di Timur Tengah dalam penugasan terjadwal setelah tiba di wilayah operasi CENTCOM kemarin," demikian pernyataan CENTCOM pada Kamis (20/8/2026).
USS Abraham Lincoln telah berlayar tanpa henti selama lebih dari 240 hingga 250 hari sejak dikerahkan pada November 2025 dari San Diego. Kapal tersebut beroperasi di Timur Tengah sejak Januari 2026 guna mendukung operasi militer dan blokade terhadap Iran.
Kepala CENTCOM Laksamana Brad Cooper memberikan apresiasi kepada para prajurit yang telah bertugas di kawasan bertekanan tinggi tersebut melalui tulisan opininya di The Wall Street Journal.
"Para awak kapal telah menunjukkan kinerja yang luar biasa, dan kini kalian akan pulang," tulis Cooper, sebagaimana dikutip Associated Press pada Kamis (20/8/2026).
Ia juga menambahkan salam perpisahan untuk para awak kapal yang meninggalkan area operasi.
"Semoga perjalanan kalian lancar dan selamat menikmati reuni yang memang layak kalian dapatkan," tulis Cooper, dikutip The New York Times, Jumat (21/8/2026).
Sejumlah media militer seperti Military Times dan Stars & Stripes melaporkan keluhan dari keluarga personel terkait memburuknya fasilitas sanitasi, kerusakan saluran air, kekurangan pasokan makanan segar, hingga gangguan kesehatan mental prajurit. Laporan itu juga memicu perhatian dari 13 anggota Komite Angkatan Bersenjata Senat AS dari Partai Demokrat yang menyurati Departemen Pertahanan.
Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth membantah bahwa situasi di atas kapal induk Lincoln memprihatinkan setelah berbicara dengan awak kapal. Ia menyatakan laporan yang beredar tidak sepenuhnya mencerminkan keadaan sebenarnya.
Sementara itu, Presiden Donald Trump meremehkan kekhawatiran terkait durasi pengerahan kapal induk tersebut yang dianggap terlalu lama oleh para kritikus.
"Masih jauh dari kata cukup lama," kata Trump.
Trump menilai masa penugasan selama hampir sembilan bulan di lautan adalah hal yang lumrah dalam sejarah operasional militer Amerika Serikat.
"Selama bertahun-tahun, kita pernah menugaskan mereka di sana jauh lebih lama dari itu," ujar Trump kepada wartawan pada Senin (17/8/2026).
Penarikan USS George Washington dari pangkalan asalnya di Pasifik menciptakan kekosongan gugus tempur kapal induk AS di kawasan Asia-Pasifik. Langkah ini dinilai memberikan celah strategis bagi pergerakan China di kawasan Indo-Pasifik.
Mantan Komandan Carrier Strike Group 5 Laksamana Muda (Purn) Mark Montgomery memperingatkan bahwa pemindahan armada ke Timur Tengah berisiko melepaskan kekuatan pertahanan di Pasifik dalam jangka panjang.
"Ini merupakan risiko keamanan nasional karena mengirimkan pesan pencegahan yang lemah kepada China dan tidak memberikan jaminan keamanan bagi sekutu serta mitra Amerika di Pasifik," kata Montgomery, dikutip dari Newsweek, Jumat (21/8/2026).
Pandangan serupa disampaikan oleh Direktur Program Asia Tenggara Center for Strategic and International Studies (CSIS) Greg Poling mengenai dinamika geopolitik tersebut.
"(China) cukup senang dengan teralihnya perhatian AS serta rasa frustrasi yang dialami oleh sekutu dan mitra AS," ujarnya.
USS George Washington terdeteksi melintasi Selat Singapura dan Selat Malaka menuju Samudra Hindia setelah sebelumnya beroperasi di Guam, Laut Filipina, dan Da Nang, Vietnam. Di Timur Tengah, USS George Washington bergabung dengan USS George H.W. Bush untuk melanjutkan operasi dan pemblokiran jalur pelayaran di Selat Hormuz.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow