Evakuasi KM Virgo Transport 8 Berlanjut 114 Korban Tiba di Banjarmasin
Sebanyak 22 korban kecelakaan kapal KM Virgo Transport 8 kembali berhasil dievakuasi dan tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada Selasa (15/9/2026) pagi. Penambahan ini mencatat total 114 penumpang telah dievakuasi oleh tim SAR gabungan dari lokasi kejadian di perairan sekitar Pulau Masalembu.
Proses evakuasi dari KRI Nala menuju dermaga menggunakan unit rigid buoyancy boat (RBB) milik Lanal Banjarmasin karena kapal besar tidak dapat bersandar langsung. Para korban yang mengalami lemas langsung mendapatkan perawatan medis darurat, sementara beberapa di antaranya dirujuk ke rumah sakit terdekat.
Dari total penumpang yang dievakuasi, sebanyak 108 orang dibawa melalui jalur laut menuju Pelabuhan Trisakti, sedangkan 6 korban lainnya dievakuasi lewat udara menggunakan helikopter menuju Lanud Sjamsudi Noor. Gelombang tinggi dan cuaca buruk sempat menjadi kendala utama dalam proses pemindahan para penyintas.
Berdasarkan data sementara dari kepolisian, KM Virgo Transport 8 membawa 243 orang saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sebelum dilaporkan hilang kontak pada Minggu (13/9/2026) sekitar pukul 02.05 WITA di posisi 86 mil laut dari Pelabuhan Trisakti. Operasi pencarian melibatkan perkuatan armada dari Korpolairud Baharkam Polri, Basarnas, TNI AL, dan KSOP.
Karopenmas Divhumas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko menjelaskan fokus utama petugas gabungan di lapangan.
"Prioritas utama saat ini adalah pencarian, penyelamatan, dan evakuasi seluruh penumpang maupun awak kapal yang masih belum ditemukan. Polri bersama Basarnas, TNI AL, KSOP, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait terus bergerak secara terpadu," ujar Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko, Minggu (13/9/2026).
Operasi SAR tersebut didukung penyiapan enam posko Disaster Victim Identification (DVI) serta posko pengaduan di Jawa Timur dan Kalimantan Selatan untuk memfasilitasi kebutuhan keluarga korban.
"Kekuatan SAR terus diperkuat, baik melalui kapal, helikopter maupun personel dari berbagai unsur. Seluruhnya bergerak untuk memperluas area pencarian dan mempercepat proses evakuasi," kata Trunoyudo.
Pihak kepolisian juga membuka saluran komunikasi resmi call center 110 untuk melayani informasi masyarakat secara terverifikasi.
"Polri tidak hanya memperkuat pencarian dan evakuasi, tetapi juga menyiapkan dukungan DVI, kesehatan, posko pelayanan, dan jalur komunikasi bagi keluarga. Semua dilakukan agar penanganan korban berjalan profesional, akurat, dan manusiawi," ujar Trunoyudo.
Masyarakat mengimbau agar terus memantau perkembangan terkini melalui saluran informasi resmi yang telah disediakan.
"Kami memahami keluarga membutuhkan kepastian dan informasi. Polri bersama seluruh unsur SAR akan terus bekerja dan berkoordinasi. Upaya pencarian akan terus dilakukan untuk menemukan dan mengevakuasi mereka yang masih dalam pencarian," tuturnya.
Sementara itu, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengonfirmasi adanya warga Kabupaten Garut yang menjadi korban dalam peristiwa kecelakaan kapal tersebut. Pemprov Jabar berkoordinasi dengan Pemkab Garut untuk penanganan korban dan keluarga terdampak.
"Kami sampaikan duka yang mendalam kepada keluarga korban KM Virgo Transport 8 atas musibah tenggelamnya kapal tersebut," ujar Dedi Mulyadi dalam keterangannya, Selasa (15/9/2026).
Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat juga telah menyiapkan skema bantuan bagi para korban musibah tersebut.
"Di antara para korban, baik yang selamat maupun yang belum bisa ditemukan, ada yang berasal dari Kabupaten Garut, Provinsi Jawa Barat," katanya.
Pihaknya memastikan penanganan evaluasi dan penyaluran santunan bagi korban meninggal dunia terus berjalan.
"Untuk itu, Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan terus melakukan koordinasi dengan jajaran Pemda Kabupaten Garut dalam upaya melakukan evaluasi, termasuk memberikan santunan kepada keluarga korban yang meninggal," ujar Dedi Mulyadi.
Dedi mengingatkan masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi musibah.
"Semoga kita semua dijauhkan dari bencana dan semoga kita semua senantiasa waspada dalam setiap waktu," kata Dedi Mulyadi.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow