Harga Sembako Masih Fluktuatif Deputi BPS Ungkap Kenaikan Bersifat Musiman

Smallest Font
Largest Font

Harga sembako hari ini pada Rabu, 3 Juni 2026 terpantau masih mengalami fluktuasi tajam di berbagai pasar tradisional akibat penurunan produksi komoditas pangan secara bulanan. Badan Pusat Statistik mencatat pergerakan sejumlah harga bahan pokok belum stabil dipengaruhi oleh siklus tahunan pasca-hari besar keagamaan nasional.

Kondisi ketidakstabilan ini memicu kekhawatiran di tingkat konsumen mengingat beberapa komoditas utama seperti hortikultura terus merangkak naik. Pemerintah daerah di berbagai wilayah mulai mengintensifkan program intervensi pasar guna menekan laju inflasi spesifik pada sektor makanan dan kebutuhan pokok rumah tangga.

Deputi Bidang Metodologi dan Informasi Statistik BPS, Pudji Ismartini memberikan penjelasan resmi mengenai dinamika harga komoditas yang terjadi di pasar belakangan ini. Menurutnya, lonjakan harga yang terjadi pada komoditas sayur-sayuran dipicu oleh faktor musiman yang berulang.

"Kenaikan harga sayuran belakangan ini bersifat musiman karena masuk kelompok harga barang yang bergejolak dan dipengaruhi peningkatan permintaan saat hari besar keagamaan," ujar Pudji Ismartini dalam laporan tertulisnya mengenai perkembangan harga pangan.

Pudji Ismartini menambahkan bahwa penurunan produksi yang terjadi pada Mei 2026 berimbas langsung pada ketersediaan sejumlah komoditas di awal bulan ini. Berkurangnya volume pasokan dari sentra produksi menyebabkan hukum pasar berlaku sehingga mengerek harga jual di tingkat pedagang eceran.

Andil Inflasi Bahan Pangan Terbaru

Berdasarkan data info inflasi bahan pangan terbaru, kelompok volatile foods atau harga bergejolak menjadi penyumbang utama pergerakan indeks harga konsumen. Penurunan pasokan di tingkat petani langsung berdampak pada angka inflasi nasional secara month-to-month (m-to-m).

Komoditas cabai merah dan bawang merah tercatat menjadi dua komoditas yang memberikan andil paling signifikan terhadap inflasi. Keterbatasan stok akibat cuaca dan masa tanam dituding menjadi penyebab utama kenapa harga cabai mahal sekarang serta mengapa harga bawang merah naik turun secara drastis.

Berikut adalah rincian data andil inflasi untuk dua komoditas pangan utama pada periode penutupan bulan lalu menuju bulan ini:

Daftar Komoditas Penyumbang Inflasi Bahan Pangan Mei-Juni 2026
Nama Komoditas PanganAndil Inflasi (m-to-m)Faktor Utama Kenaikan
Cabai Merah0,08%Penurunan Produksi Bulanan
Bawang Merah0,04%Penurunan Volume Panen

Gerakan Pangan Murah Jadi Solusi Penyeimbang Pasar

Guna merespons cara mengatasi harga bahan pokok tidak stabil, sejumlah pemerintah daerah langsung mengambil langkah taktis melalui penyediaan pasar murah sembako terdekat. Salah satu aksi nyata dilakukan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah Bogor yang digelar secara terintegrasi.

Wakil Wali Kota Bogor, Jenal Mutaqin secara langsung membuka gelaran operasi pasar murah tersebut untuk membantu meringankan beban belanja dapur masyarakat setempat. Kegiatan strategis ini juga dilaksanakan bersamaan dengan momentum perayaan hari jadi wilayah.

"GPM hasil kolaborasi DKPP Kota Bogor dengan Bank Indonesia Perwakilan Jawa Barat serta berbagai pihak terkait lainnya. Saya rasa ini bisa menjadi alternatif belanja yang membantu masyarakat di tengah kondisi harga sembako yang belum stabil. Semoga kegiatan seperti ini dapat diselenggarakan juga di kecamatan atau kelurahan lainnya," kata Jenal Mutaqin saat meninjau komoditas pangan murah.

Sekretaris Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kota Bogor, Wina menjelaskan bahwa pelaksanaan pasar murah ini berlangsung selama dua hari berturut-turut pada tanggal 2–3 Juni 2026. Momentum ini bertepatan dengan Hari Jadi Bogor (HJB) yang kini menginjak usia ke-544 tahun.

Harga Sembako Makin Gila, Sepi Pembeli Pedagang Menjerit Omzet Anjlok | Official iNews

Daftar Komoditas Sembako Terintegrasi di Pasar

Pemantauan harga harian di lapangan mencakup berbagai macam kebutuhan dapur, mulai dari karbohidrat, protein animalia, hingga bumbu-bumbu dasar. Stok pangan murah yang disediakan dalam program stabilisasi ini berupaya memotong rantai distribusi yang panjang.

Masyarakat dapat menemukan berbagai bahan pangan pokok dengan harga yang sudah disubsidi atau langsung dari distributor utama. Ketersediaan barang yang melimpah di area pasar murah diharapkan mampu meredam kepanikan belanja di tengah warga.

Beberapa jenis komoditas utama yang distribusinya dipantau ketat dan disediakan dalam program stabilisasi harga pangan meliputi:

  • Beras (kategori medium, premium, dan beras curah)
  • Gula pasir (curah dan kemasan pabrikan)
  • Minyak goreng (curah, kemasan sederhana, dan kemasan premium)
  • Tepung terigu dan mi instan
  • Daging sapi (bagian paha belakang, paha depan, sandung lamur, tetelan, has dalam, serta has luar)
  • Daging ayam broiler, ayam kampung, serta telur ayam
  • Aneka cabai (merah keriting, merah besar, hijau besar, rawit hijau, dan rawit merah)
  • Bawang merah dan bawang putih beryodium

Selain bahan kering dan bumbu, pasokan protein segar juga didorong untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat guna menekan angka gangguan pertumbuhan pada anak. Pemerintah juga membagikan bantuan ikan nila gratis kepada sebanyak 30 keluarga berisiko stunting di Kelurahan Sempur sebagai bagian dari program pendukung ketahanan pangan daerah.

Harga komoditas dapat berfluktuasi sewaktu-waktu. Berbelanja dengan bijak dan pantau informasi harga resmi dari pemerintah.

Upaya pemantauan pasokan dari jalur-jalur distribusi luar daerah terus diintensifkan oleh dinas terkait untuk mencegah terjadinya penimbunan barang oleh oknum tidak bertanggung jawab. Operasi pasar serupa dijadwalkan akan terus direplikasi di berbagai titik kelurahan rawan pangan lainnya sepanjang pekan ini untuk memastikan keterjangkauan daya beli masyarakat tetap terjaga.

Follow pdiperjuanganbali.id Add to preferred sources on Google
Editors Team

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow

Most viewed