Dinas Pendidikan Daerah Siapkan Skema Baru SPMB Tingkat SMA dan SMK
Dinas Pendidikan di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah mulai mempersiapkan pelaksanaan Seleksi atau Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) tahun ajaran 2026/2027 untuk jenjang sekolah dasar hingga menengah dengan menerapkan sejumlah skema baru serta jalur afirmasi khusus.
Di Jawa Timur, Dinas Pendidikan Provinsi menyediakan kuota khusus berupa fasilitas masuk langsung bagi siswa yang aktif dalam organisasi kedekatan sekolah serta memiliki kemampuan bidang keagamaan.
"Dengan hasil positif beberapa tahun terakhir pada penerimaan SPMB, golden ticket tetap diberikan karena hal tersebut menjadi bagian dari prestasi calon murid baru dalam membentuk pendidikan yang berkarakter," kata Aries Agung Paewai, Kepala Dindik Jatim pada Minggu (17/5/2026) seperti dilansir dari suarasurabaya.net.
Fasilitas tersebut dimasukkan ke dalam Jalur Prestasi Hasil Lomba Nonakademik yang membatasi kuota sebanyak satu siswa per kategori untuk setiap satuan pendidikan.
"Jika terdapat lebih dari satu ketua OSIS sebagai pendaftar pada satu sekolah, maka penilaian berikutnya dilihat dari skor prestasi yang diperoleh oleh pendaftar, jarak domisili terdekat dengan sekolah tujuan, rata-rata nilai Tes Kemampuan Akademik (TKA), hingga rerata nilai rapor," ujar Aries Agung Paewai, Kepala Dindik Jatim.
Pihak kedinasan berharap kebijakan ini mampu menyaring generasi muda yang berkarakter di mana proses pra-pendaftarannya sendiri sudah dimulai melalui pengisian nilai rapor sejak 11 Mei 2026.
Proses pra-pendaftaran di Jawa Timur mewajibkan para calon peserta didik untuk melakukan pengambilan nomor identifikasi pribadi secara daring sebagai akses masuk ke sistem pemilihan sekolah tujuan.
Sesuai rincian petunjuk teknis yang dirilis kompas.com, pengambilan PIN dijadwalkan berlangsung dari 28 Mei hingga 9 Juni 2026, diikuti oleh proses verifikasi dokumen fisik oleh operator sekolah.
Berdasarkan informasi dari kumparan.com, calon murid baru harus mendatangi SMA atau SMK terdekat guna mencocokkan data geolokasi serta menyerahkan berkas persyaratan seperti kartu keluarga hingga sertifikat kemampuan akademik.
Sementara itu, penyesuaian mekanisme juga terjadi di tingkat kota, khususnya untuk jalur penerimaan berbasis kompetensi nilai mata pelajaran pada jenjang sekolah menengah pertama.
"SPMB tahun ini tidak akan banyak perubahan dibanding tahun sebelumnya. Yang sedikit berubah hanya jalur prestasi akademik untuk masuk SMP Negeri," kata Febrina Kusumawati, Kepala Dispendik Kota Surabaya pada Kamis (14/5/2026) sebagaimana dikutip dari surabaya.go.id.
Aturan baru dari kementerian memadukan nilai evaluasi lima semester terakhir dengan hasil ujian kemampuan akademik khusus.
"Nilai rapor bobotnya 60 persen, sedangkan TKA 40 persen," ujar Febrina Kusumawati, Kepala Dispendik Kota Surabaya.
Seluruh proses pendaftaran di Surabaya akan berjalan penuh secara daring pada bulan Juni setelah masyarakat diberikan kesempatan melakukan simulasi sistem.
Di wilayah Jawa Tengah, skema pembagian kuota daya tampung sekolah juga telah dipetakan secara serentak untuk mengantisipasi ratusan ribu lulusan sekolah menengah pertama.
”Kegiatan ini (SPMB SMAN/SMKN) tahun ini akan dibuka pada 3 Juni 2026,” kata Sunarto, Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Tengah saat ditemui di Semarang pada Selasa (12/5/2026) seperti dilansir dari jatengprov.go.id.
Dinas Pendidikan Jawa Tengah mencatat proyeksi kelulusan mencapai 567.500 murid, sedangkan daya tampung kumulatif sekolah negeri hanya tersedia sebanyak 231.399 kursi.
”Mereka (SMANKO) mempunyai sistem (SPMB) yang terpisah, yang diatur oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga. Kami dari Dinas Pendidikan men-support dari sisi kurikulum, ketersediaan tenaga guru dan tenaga kependidikan,” ujar Sunarto, Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Tengah.
Pemerintah Provinsi Jawa Tengah juga menyediakan kuota bantuan khusus pada sekolah swasta pendamping bagi calon murid dari kelompok masyarakat prasejahtera.
”Kita ada 139 sekolah tingkat SMA dan SMK, yang melaksanakan program tersebut. Ini program afirmasi yang diperuntukkan untuk calon murid, yang berasal dari keluarga kurang mampu kategori Desil 1 sampai dengan Desil 4 pada DTSEN,” tutur Sunarto, Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Tengah.
Program sekolah kemitraan ini menyediakan kapasitas 5.004 kursi dengan sokongan dana hibah pemerintah daerah sebesar Rp2 juta per siswa setiap tahunnya, di samping pembukaan kuota untuk sekolah asrama vokasi.
”Kita ada 18 sekolah baik SMK boarding dan semi boarding, dengan kuota 759 kursi,” kata Sunarto, Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan Jawa Tengah.
Tahapan pendaftaran mandiri di Jawa Tengah akan dimulai melalui pembuatan akun pada awal Juni, sementara awal tahun ajaran baru dijadwalkan serentak pada 13 Juli 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow